Selasa, 26 Februari 2008

Operasi GUI

Pada sistem operasi Linux ada tiga konsep yang berkaitan dengan Graphical User Interface (GUI). Ketiga konsep tersebut adalah X Window System, Window Manager, dan Desktop Environment.

X Window System

X Window System atau yang lebih dikenal dengan istilah X11 adalah fasilitas Graphical User Interface pada Linux/UNIX yang memiliki sifat transparan terhadap jaringan.

Seperti halnya UNIX dan MS-DOS, Linux adalah sistem operasi yang berbasis teks. Namun demikian dengan adanya X Window System ini kita bisa menjalankan aplikasi berbasis grafis di Linux.

Prinsip kerja X Window System menggunakan model komunikasi client-server. Dalam terminologi ini, terminal user berperan sebagai “server” (disebut dengan X-Server), sedangkan program aplikasi berperan sebagai “client” (disebut dengan X-Client).

Komunikasi antara program “server” dan “client” bersifat transparan terhadap jaringan. Artinya kedua program tersebut bisa berada dalam satu mesin komputer namun bisa juga terpisah dalam suatu jaringan internet maupun intranet.

X-Server adalah program yang bertugas menangani cara menggambar window pada berbagai jenis hardware display. Program ini bertugas menangani input pengguna yang berasal dari pointing device (misalnya mouse) dan keyboard.

X-Client adalah program aplikasi yang berjalan di atas X-Server untuk melakukan tugas tertentu, misalnya OpenOffice, GIMP, dan sebagainya. Program-program ini tidak perlu tahu detail bagaimana menggambar sebuah garis di layar, tetapi hanya meminta X-Server untuk melakukannya.

Oleh karena itulah pembuat program X-Client tidak harus dipusingkan dengan detail pengaksesan hardwarenya dan pembuat program X-Server tidak perlu menangani detail suatu aplikasi.

Jika Anda menjalankan X Window pada satu komputer maka konsep client-server ini tidak akan Anda rasakan. Lain halnya jika Anda berada dalam suatu jaringan komputer, maka program X-Client tidak harus berada pada komputer Anda melainkan dapat berada di komputer lain.


Tidak ada komentar: